RAB · Jadwal · Kurva S
Kelola RAB, Jadwal, dan Akurasi Proyek Konstruksi dalam Satu Aplikasi
Dari analisa harga satuan sampai Kurva S realisasi — tahu persis apakah biaya dan waktu proyek sesuai rencana, termasuk pekerjaan swakelola.
Kurva S proyek
Contoh- Total RAB (contoh)
- Rp 2,45 M
- Progres (contoh)
- 62,4%
- SPI (contoh)
- 0,94
Fitur
Semua yang dibutuhkan dari estimasi sampai evaluasi
-
RAB berbasis AHSP
Susun RAB dari analisa harga satuan SNI/PUPR. Harga di-snapshot, versi disetujui terkunci, perubahan lewat adendum.
-
Realisasi Swakelola & Vendor
Catat biaya per item: swakelola tanpa upah karyawan (dengan OH tenaga) dan vendor berbasis kontrak, termin, serta retensi.
-
RAB Accuracy 3 sudut pandang
Bandingkan rencana dan aktual dari sisi kas, estimasi (apple-to-apple), dan ekonomis — berdampingan, tidak menyesatkan.
-
Time Frame & Gantt
Durasi hari kerja, kalender libur, dependensi FS/SS/FF dengan lag, bobot otomatis dari RAB, dan Gantt chart.
-
Kurva S
Kurva S rencana per minggu ditumpuk dengan realisasi dari laporan harian, lengkap dengan deviasi, SPI, dan CPI.
-
Time Frame Accuracy
Deviasi mulai/selesai, akurasi durasi, proyeksi selesai, perbandingan swakelola vs vendor, dan rekap kendala.
Cara Kerja
Empat langkah, satu alur data
-
1
Master Data
Jobsite, sumber daya & harga per jobsite, AHSP, dan vendor.
-
2
RAB
Divisi, item dari AHSP, overhead per item, lalu disetujui berjenjang.
-
3
Jadwal
Task otomatis dari RAB, durasi, dependensi, Kurva S rencana.
-
4
Realisasi & Laporan
Biaya, progres harian, akurasi biaya & waktu, dashboard.
Akurasi
Swakelola tanpa upah karyawan, tetap dihitung jujur
Pada pekerjaan swakelola, tenaga sendiri tidak dibayar sehingga biaya kas terlihat lebih rendah dari RAB. Smart Civil mencatat jumlah orang-hari (OH) dan menghitung nilai upah bayangan dari tarif standar, sehingga akurasi bisa dibaca dari tiga sudut pandang:
- Kas — uang yang benar-benar keluar dibanding anggaran
- Estimasi — RAB tanpa porsi upah swakelola — ketepatan bahan, alat, dan harga vendor
- Ekonomis — biaya seandainya upah tenaga sendiri dibayar — termasuk produktivitas
Bahan & alat: biaya nyata
Upah Rp 0 di kas, tetapi OH dan peran (tukang, pekerja, mandor) wajib dicatat.
Berbasis kontrak
Jasa saja, jasa + bahan, atau lumpsum; termin dibagi otomatis ke item, retensi tercatat.
Satu item bisa campuran
Misalnya 60% volume swakelola dan 40% vendor — akurasi dihitung per porsi pelaksana.
Siap memantau proyek dengan angka yang bisa dipercaya?
Mulai dari master data, selesaikan dengan laporan akurasi.